Pada tanggal 29 Mei 2023, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan pertemuan dengan perwakilan Duta Besar Belgia untuk Indonesia H.E. Frank Felix, dan Konselor Perdagangan dan Investasi Christophe Van Overstraeten, di Kantor KADIN Sulawesi Selatan.

Pertemuan ini bertujuan untuk berkenalan dengan perwakilan KADIN Sulawesi Selatan, mendiskusikan proyek bisnis yang sedang berjalan di Sulawesi Selatan, dan mendiskusikan kemungkinan kerjasama dan proyek kemitraan antara pelaku bisnis di Sulawesi Selatan dan Belgia di masa mendatang.

Selain dari perwakilan Belgia, pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan H. Satriya Majid, Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Agrobisnis KADIN Sulawesi Selatan H. M. Natsir Kalla, Ketua Komite Tetap Perkebunan KADIN Sulawesi Selatan A. Sulaiman H.A. Loe Loe, Wakil Ketua Umum Tour and Travel KADIN Sulawesi Selatan Andi Oci Alepuddin, SH., dan Direktur Eksekutif KADIN Sulawesi Selatan Muh. Taufik, S.Kom.

Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan hubungan dagang dan investasi antara Indonesia dan Belgia, khususnya di sektor-sektor strategis seperti pertanian, perikanan, industri dan tambang. Di sektor pertanian, Sulawesi Selatan terkenal dengan produksi biji kopi, rumput laut. Selain itu, Sulawesi Selatan juga memiliki potensi besar dalam produksi tanaman rempah-rempah seperti cengkeh dan lada. Di sektor perikanan, Sulawesi Selatan memiliki perairan yang kaya akan ikan dan udang.

Realisasi ekspor Sulawesi Selatan ke Belgia mengalami peningkatan sebesar 10% dari 396,15 ton menjadi 437,14 ton. Selain itu, terdapat peningkatan profit sebesar 121% dari $1.081k menjadi $2.392k. Namun, terdapat pelemahan pada ekspor biji kopi dan karagenan sehingga perlu diperkuat pada komoditi tersebut.

“Pasar yang luas. Perusahaan Belgia hampir semuanya di Pulau Bali dan Pulau Jawa. Jadi kami melihat masih ada kekosongan di daerah lain, terutama di Sulawesi Selatan. Ada potensi yang besar di pulau lain khususnya Sulsel”, kata Frank Felix saat berbincang dengan pengurus Kadin Sulsel.

Ia berharap ada kerja sama perdagangan dengan Sulsel. Selain itu, pihaknya bersedia juga untuk memberikan fasilitas di sektor pendidikan demi mendorong pembuatan kakao sehingga hasil produksi meningkat dan berkualitas di Indonesia. “Kita berharap bisa meningkatkan perdagangan dan ada kerja sama dengan universitas. Ada juga di sektor pendidikan untuk pembuatan kakao yang berkualitas. Kami berikan pemahaman dan pendamping.” janji Frank.

Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Agrobisnis KADIN Sulawesi Selatan H. M. Natsir Kalla menuturkan, ke depan yang diinginkan adalah realisasi, bukan sekadar pertemuan saja. Pihaknya akan melirik apa saja yang bisa dikembangkan untuk kerja sama antara Sulawesi Selatan dan Belgia.

“Karena Sulsel kaya akan sumber daya alam, apa saja peluang di sana kita cocokkan dengan bisnis di sini. Sulawesi Selatan ada kakao, dan kita juga bisa ke sana untuk bicarakan saja yang bisa dibisniskan. Kita juga menjajari bisnis di sana,” jelas Direktur Utama CV Nadena ini.

Wakil Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan H. Satriya Majid menambahkan, perlu didorong sumber daya manusia untuk meningkatkan hasil produksi perdagangan di Sulawesi Selatan.

“Di sektor pendidikan, kami juga berharap ada kerja sama untuk meningkatkan sumber daya manusia. Ada beasiswa, ada pertukaran pelajar antara Sulawesi Selatan dan Belgia. Kami berharap berikutnya yang dari Makassar kita bawa ke Belgia untuk belajar peningkatan produksi kakao yang berkualitas di Belgia.” tuturnya.

Ketua Komite Tetap Perkebunan KADIN Sulawesi Selatan A. Sulaiman H.A. Loe Loe menyebut Sulawesi Selatan memang sangat memiliki potensi perkebunan dan sebagai barometer perkakaoan di Indonesia. “Dan kita juga punya kopi celebes. Memang kopi yang terkenal di Sulawesi Selatan, apalagi lada kita.” tandasnya.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan dapat terjalin komunikasi yang lebih intensif dan produktif antara pelaku bisnis di Sulawesi Selatan dan Belgia, serta membuka peluang-peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *