Masa pandemi Covid-19 belum selesai, walaupun demikian pertumbuhan ekonomi baik nasional maupun regional secara berangsur kembali pulih.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Iwan Darmawan Aras menyebut pertumbuhan ekonomi Sulsel selama 2021 berhasil tumbuh 4,65 persen.
Angka tersebut sambung AIA sapaannya, melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 3,69 persen. Artinya ada optimisme ekonomi Sulawesi Selatan bisa mengalami peningkatan di tahun 2022.
“Melihat geliat ekonomi di Sulsel pada tahun 2021 tumbuh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional artinya optimisme ekonomi Sulawesi Selatan bisa mengalami peningkatan di tahun 2022,” ujar AIA, Kamis (3/3/2022).
Melihat geliat ekonomi di Sulsel secara perlahan kembali pulih ditengah hantaman pandemi Covid-19. Menurut AIA pada tahun 2022 perlu adanya sinergi dari berbagai stakeholder atau pihak, seperti masyarakat, pemerintah dan pengusaha.
“Tahun 2022 ini sinergi pelaku usaha, masyarakat dan pemerintah menjadi faktor penentu dalam pemulihan ekonomi di Sulsel,” ucap Andi Iwan.
Kata Andi Iwan yang tak kalah penting dalam rangka pertumbuhan yang lebih baik adalah konsumsi masyarakat perlu ditingkatkan, karena konsumsi masyarakat ini terjadi perputaran ekonomi bawah.
“Konsumsi masyarakat perlu kita tingkatkan, agar terjadi perputaran ekonomi di bawah. Dengan memperbaiki daya beli masyarakat melalui sejumlah bantuan dari pemerintah dan penciptaan lapangan kerja,” tukas Andi Iwan.
Tak hanya itu, sambung Andi Iwan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi perlunya dilakukan pemulihan iklim usaha dan investasi dengan melalui penyederhanaan izin, promosi peluang investasi dan sebagainya.
“Pemulihan iklim usaha dan investasi, melalui kebijakan penyederhanaan izin, promosi peluang investasi, serta stimulus akses permodalan kepada pelaku usaha makro dan mikro,” ucap Andi Iwan.
Termasuk didalamnya, Kata Andi Iwan komitmen dari Kadin Sulsel dalam mendorong penggunaan produk daerah dan tenaga kerja dari Sulsel itu sendiri.
“Termasuk komitmen Kadin Sulsel dalam mendorong penggunaan produk daerah dan tenaga kerja dari sulawesi selatan, serta sinergi Kadin Sulsel dengan pelaku usaha UMKM di Sulawesi Selatan,” tutup Andi Iwan
Dilansir dari Upeks.co.id

