
MAKASSAR – Antusiasme masyarakat menyambut Piala Dunia 2026 begitu terasa di Kota Makassar. Ribuan warga memadati Lapangan Hasanuddin, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa malam (14/7/2026), untuk mengikuti Festival Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Kodam XIV/Hasanuddin dan TVRI Sulawesi Selatan.
Festival tersebut secara resmi dibuka oleh Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menikmati pertandingan sepak bola terbesar di dunia dalam suasana yang aman, meriah, dan penuh kebersamaan.
Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Makassar mulai memadati lokasi acara. Sorak sorai penonton menggema saat pertandingan ditayangkan melalui layar raksasa yang disiapkan panitia, menciptakan atmosfer layaknya berada langsung di stadion.
Tidak hanya menghadirkan hiburan olahraga, festival ini juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Puluhan tenant usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut meramaikan kawasan festival dengan menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner khas, minuman, hingga kerajinan lokal.
Di sela-sela kegiatan, Mayjen TNI Bangun Nawoko bersama Wakil Ketua Umum Kadin Sulawesi Selatan, Harmansyah, meninjau langsung area UMKM dan menyapa para pelaku usaha. Kehadiran tenant UMKM diharapkan mampu meningkatkan promosi produk lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi selama penyelenggaraan festival.
Mayjen TNI Bangun Nawoko mengapresiasi kolaborasi antara Kadin Sulawesi Selatan, Kodam XIV/Hasanuddin, dan TVRI Sulawesi Selatan dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal.
Festival Nobar Piala Dunia 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi sarana pemersatu yang turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan UMKM.
Wakil Ketua Umum Kadin Sulawesi Selatan, Harmansyah, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Festival Nobar Piala Dunia 2026 merupakan wujud sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan TNI dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, festival ini tidak sekadar menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat serta meningkatkan pendapatan selama kegiatan berlangsung.
Harmansyah menilai festival tersebut tidak hanya menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, memperluas kesempatan promosi bagi UMKM, serta memperkuat kebersamaan antarwarga.
