Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengklaim sebanyak lebih dari 2.000 orang menghadiri rapat pimpinan nasional (Rapimnas) 2024 yang digelar hari minggu (1/12/2024) di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

Anindya menyatakan bahwa yang menghadiri rapimnas kadin 2024 ini berasal dari kadin provinsi se-indonesia, lebih dari 80 anggota luar biasa dan pengurus kadin indonesia yang mencapai 1.200 orang.

Pada kesempatan yang sama, Anindya mengapresiasi transisi pemerintahan era Presiden Prabowo Subianto. Dia menilai transisi tersebut menjadi salah satu transisi pemerintahan yang terbaik di dunia.
“Fokus daripada rapimnas ini adalah membahas program kerja tahunan, tapi karena tahun ini adalah tahun penting dimana bapak presiden Prabowo baru saja terpilih, sehingga rapimnas ini benar-benar sangat penting untuk menentukan arah kebijakan kadin sebagai mitra strategis pemerintah,” terang Anin.

“Asal muasal daripada visi misi kadin adalah ini mulainya dari asta cita, asta cita merupakan suatu landasan yang benar-benar sebagai suatu program yang baik dan hebat. Dan dalam asta cita ada delapan program yang juga merupakan suatu fokus bapak presiden prabowo dan mas gibran,” ujar Anindya.

Dia juga menyampaikan fokus Kadin ke depan bukan hanya untuk membantu pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. Namun, juga turut terlibat dalam pengentasan kemiskinan dan kelaparan.

“Dan untuk mendorong pertumbuhan kami melihat ada banyak cara, tapi salah satu yang kami highlight adalah bagaimana untuk meningkatkan kerjasama perdagangan di luar negeri yang berdiversifikasi lebih daripada Amerika dan Cina, tanpa mengurangi relevansi dari dua negara ini,” jelas Anindya.

Dia juga mendorong kebijakan supaya UMKM dan pemain-pemain dari daerah bisa berpartisipasi dalam proyek pemerintah lebih banyak lagi. Pihaknya pun berkomitmen bersama pemerintah untuk mewujudkan sebuah swasembada pangan, energi, dan air. Selain itu, pihaknya juga akan mengawal dalam upaya menjalankan makan bergizi gratis hingga program 3 juta rumah per tahun.